Menggurat Visi Kerakyatan

LPMP Plantarum Akan Suarakan Kembali Aspirasi Mahasiswa

54

Drs. Sri Lestari, M.Si., Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni (Kabag Mawa) Fakultas Pertanian Universitas Jember (Faperta-UJ), secara resmi melantik pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Pertanian (LPMP) Plantarum untuk masa jabatan 2014-2015. Bertempat di Ruang 10 Faperta-UJ,Lestari melantik Nur Maida sebagai Pemimpin Umum (PU) LPMP-Plantarum, menggantikan PU periode sebelumnya, Muhammad Yunus Maksum. Perwakilan dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan LPM se-Jember pun hadir dalam prosesi pelantikan tersebut.

Usai prosesi pelantikan, Dr. Ir. Sri Hartatik, M.S., dosen Faperta-UJ sekaligus pembina LPMP-Plantarum memberi sambutan dan beberapa pesan untuk Pengurus LPMP-Plantarum. Salah satunya, Hartatik berpesan agar nantinya media terbitan LPMP-Plantarum bisa menjadi corong penyuara aspirasi mahasiswa.  “Kalau ada uneg-uneg mahasiswa, itu bisa ditulis di media Plantarum. Tentunya harus sesuai dengan kaidah penulisan jurnalistik, ya,” ungkap Sri.

Searah dengan harapan Sri Hartatik, Nur Maida berniat agar LPMP-Plantarum bisa menjadi jembatan penghubung informasi bagi sivitas akademik di Faperta-UJ. “Semoga plantarum bisa menjembatani informasi antara Mahasiswa, Ormawa, dan Fakultas tentunya,” kata Nur Maida saat ditemui reporter Ideas seusai acara pelantikan. Adanya jembatan penghubung informasi tersebut, kata Nur Maida, tentunya sangat penting untuk mengawal kebiakan kampus.

Tak hanya bermaksud menjadikan LPMP-Plantarum sebagai jembatan informasi di Faperta-UJ, Nur Maida memiliki rencana untuk menerbitkan kembali media terbitan LPMP-Plantarum yang sebelumnya sempat vakum. “Sebagai langkah awal, saya akan menghidupkan kembali media terbitan LPMP-Plantarum seperti: Mading, Pos Dekanat, dan Lain-lain yang sebelumnya sempat vakum,” tandas Nur Maida.

Sementara itu, Yunus lebih berharap pada produktifitas semua anggota LPMP-Plantarum untuk periode berikutnya. “Saya hanya berpesan agar plantarum tetap ada penerusnya dalam berproses kreatif. Itu saja,” kata Yunus.[]