Menggurat Visi Kerakyatan

Lembaga Pers Mahasiswa di Jember Budayakan Solidaritas Saling Menguatkan

216

Ucapan terima kasih disampaikan Muhammad Khoirudin, ketua panitia Pekan Jurnalistik (Pekjur) pada Minggu (09/03). Kegiatan yang diselanggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Pertanian (LPMP) Plantarum Fakultas Pertanian Universitas Jember (Faperta-UJ), sebagai agenda rekruitmen anggota baru. “Saya mengucapkan terima kasih kepada LPM lain yang sudah hadir membantu dan mensupport kami (LPMP Plantarum), Di sini ada kesatuan solidaritas ketika LPM ada kegiatan, LPM lainnya juga datang,” ungkap Khoirudin.

Tak hanya pengurus LPMP-Plantarum dan peserta yang ikut andil, anggota dari LPM lain juga membantu terlaksananya kegiatan tersebut. “Kultur kita memang seperti ini, kalo ada yang bekerja yang lain ikut membantu dan turut meramaikan agar tidak sepi. Karena kita juga ada di lembaga yang kolektif dan juga, pasti ada timbal baliknya ke kita. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” kata Dzulfikri Bill Al Ghifari, Litbang UKPKM Tegalboto.

Keterbatasan jumlah pengurus LPMP Plantarum yang hanya ada 7 orang, tidak menjadi hambatan untuk menggelar Pekjur. Kultur atau budaya LPM di Jember adalah saling menguatkan sesama LPM. ”Kultur seperti itu sudah dibangun mulai tahun lalu. Kultur itu muncul karena ada rasa ingin saling menguatkan antar LPM,” ujar Mohammad Sadam Husaen Sekertaris Jendral (Sekjend) Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Jember.

Tanggapan lain diutarakan oleh Defy Firman Al Hakim, Sekjend PPMI Nasional. Defy menyayangkan bahwa kultur ini tidak seluruhnya berlaku di daerah lain, “sayangnya, hanya beberapa daerah yang memiliki kultur seperti itu. Kebanyakan LPM di daerah lain (terutama yang telah mapan) lupa sama keadaan LPM lain dan terkesan cuek,” ungkapnya.

Sementara itu,  Dian Teguh Wahyu Hidayat, mantan Sekjend PPMI kota Jember mengutarakan apresiasi serta harapannya terhadap kerekatan hubungan antar LPM di Jember melalui kultur semacam ini. “Ini adalah kultur yang unik dari Jember, seakan temen-teman LPM lain mempunyai tanggung jawab untuk membentuk generasi Persma, dan mempunyai empati besar, mereka bisa memposisikan dirinya sebagai LPM tersebut. Mencoba untuk memahami kondisi LPM yang lain. Semoga kultur ini menular ke daerah yang lain,” terang Dian. []

 

Penulis: Fahmy Hilmy Abdillah
Editor: Siti Hanifa