Menggurat Visi Kerakyatan

Imasind Luncurkan Film ‘Gejolak’

74

Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Jember (Unej), yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (Imasind),  suskes meluncurkan film perdananya berjudul “Gejolak” pada Kamis malam (20/2) kemarin. Acara Launching film ini dihadiri oleh penonton dari berbagai kalangan, juga delegasi dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Fakultas Sastra, serta akademisi Fakultas Sastra Unej.

Bertempat di ruang kuliah 6 Gedung G Fakultas Sastra, launching film ini berlangsung meriah. Penonton terlihat antusias mengikuti jalannya pemutaran film hingga  akhir. Launching film “Gejolak” ini dibuka dengan  penampilan teatrikal oleh mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2013. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemutaran dua film pembuka yaitu “Bunga Jalanan” dan “Kabung”, serta agenda bedah film berjudul “Kabung”.

Selain merupakan salah satu program kerja tahunan, launching film ini dilatar belakangi oleh keinginan untuk memperkenalkan film “Gejolak” yang merupakan buah karya mahasiswa yang tergabung bergiat di Imasind.

“Proses menuju acara premier ini dapat dikatakan ada baiknya dan ada buruknya,” ujar Nency Ugi Lestari, Ketua Umum Imasind. Proses pembuatan film ini, kata Nency, tidak dapat dikatakan sama dengan dengan teori di bangku kuliah. “Karena pada kenyataannya terkadang teorinya tidak sama dengan apa yang mereka laksanakan,” tambahnya.

Nurma Wahyuni, mahasiswa  Program Studi Televisi dan Film (PSTF) yang menghadiri agenda Launching Film pun turut memberi apresiasi. “Acaranya bagus, cuma acara apresiasinya kurang pas soalnya yang diapresiasi cuma film yang pertama aja, sedangkan film yang kedua dan yang ketiga tidak. Apalagi acara intinya kan pemutaran film ‘Gejolak’, mungkin ada baiknya film tersebut di apresiasi juga.” Nurma menambahkan bahwa pesan dari film “Gejolak” tersampaikan dengan baik dan ia begitu menikmatinya.”[]

 

Penulis: Dewi Anggraini Pramono
Editor: Siti Hanifa