Menggurat Visi Kerakyatan

UKMK: Suguhkan Cerita Asli Jember dari Berbagai Versi

45

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Universitas Jember (UJ), menggelar pementasan bertajuk “Dhalung Dulang Dalang” dengan mengangkat tema ‘Jember yang bingung akan sejarahnya’ di Gedung Soetarjo UJ, Jumat (24/10) kemarin.

Terselenggaranya pementasan ini berawal dari keresahan masyarakat Jember,  akan budaya aslinya. Selain itu pementasan ini, juga bertujuan memberitahu dan menyampaikan kepada penonton bagaiamana cerita asal mula Jember dari berbagai versi.  

Sebenarnya maksudnya pagelaran ini itu kami menyampaikan cerita asal mula jember ini seperti apa,” ungkap Arum S Palupi Sutradara pementasan ketika ditemui redaksi Ideas.id setelah pementasan diselenggarakan.

Beberapa versi cerita tentang asal mula Jember yang dijelaskan Arum, juga disuguhkan dalam pementasan. “Asal mula jember itu banyak versinya, kebanyakan ada empat versi yang dua realis yang dua mitos atau hanya cerita yang katanya dan katanya.  Kami di sini menampilkan semua itu, jadi dalam bentuk percakapan.”

Dalam pementasan, keresahan masyarakat akan budaya asli Jember. Digambarkan dengan satu anak kecil yang penasaran akan kebudayaan daerahnya. “Itu dipertanyakan oleh satu orang anak kecil yang bener-bener penasaran, bagaimana sih asal mula jember kok banyak banget versinya, dan akhirnya mana yang dipercaya,” ungkap Arum.

 Lebih lanjut Arum menjelaskan, pementasan ‘Dhalung Dhulang Dhalang’ ini hanya menyuguhkan cerita kepada penonton, kemudian semua kesimpulan cerita dikembalikan pada penonton. “Jadi cerita tadi diserahkan semua ke penonton akan mempercayai jember dari katanya siapa dan cerita yang mana.”