Menggurat Visi Kerakyatan

Ormawa FIB UNEJ Berharap Ada Sosialisasi Sebelum Pemindahan Gedung Sekretariat

484

Pada September 2019, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UNEJ) melakukan renovasi gedung Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Renovasi memerlukan waktu hingga Desember 2019. Pada Agustus 2021 beredar kabar mengenai rencana pemindahan gedung sekretariat Ormawa. Pihak akademik meminta beberapa Ormawa untuk memindahkan barang-barang ke tempat lain, sebab akan digunakan untuk keperluan fakultas dan rencana pembangunan gedung baru. Pemindahan gedung sekretariat Ormawa merupakan kebijakan dari universitas dalam konteks penataan kelembagaan. Rencananya, gedung akan dibuat tiga lantai dengan model saling terintegrasi antara kantin, sekretariat Ormawa, serta ruang terbuka bagi mahasiswa.

Respon datang dari beberapa Organisasi Mahasiswa. Salah satunya adalah Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (Imasind). Beny Chandra Wijaksono, ketua umum Imasind menyatakan bahwa belum ada informasi resmi mengenai pemindahan barang yang diinstruksikan pada  Imasind, namun beberapa Ormawa lain sudah melakukan pemindahan.  “Belum ada info resminya. Dan juga, untuk Imasind sendiri belum disuruh untuk memindahkan barang-barang. Ketua umum Paduan Suara Mahasiswa (PSM) udah mulai disuruh pindah,” ucap Beny.

Beny juga berpendapat bahwa pihaknya cukup kecewa dengan kebijakan pemindahan gedung Ormawa tersebut, sebab bangunan yang ditempati Ormawa sebagai gedung sekretariat terbilang masih baru. Karena fakta itu, Beny mengatakan jika fakultas menghabiskan anggaran dengan membangun gedung sekretariat yang baru.  “Cukup kecewa juga sih. Kecewanya ya karena ini masih baru direnovasi, seperti menghabiskan anggaran-anggaran fakultas,” kata Beny.

Beny menambahkan agar Ormawa dapat bekerja sama untuk menanyakan pemindahan serta dapat berdiskusi langsung dengan pihak dekanat. “Selain itu juga ingin Ormawa bisa lebih solid untuk menanyakan pemindahan itu karena mendadak, jadi kita ngajak ngobrol pihak dekanat tentang hal ini,” sambung Beny.

Ia berharap agar pihak dekanat memberi alasan yang cukup jelas, agar tidak ada prasangka buruk dari para Ormawa. “Harapannya sih pihak dekanat memberi alasan yang lengkap, biar kita tidak berprasangka buruk gitu, loh,” kata Beny.

Respon lain diutarakan oleh Bastian Surya Prayogo, ketua umum Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (Swapenka). Menurut Bastian, kebijakan mengenai pemindahan gedung kesekretariatan Ormawa belum disetujui oleh pihak Ormawa, karena tidak ada pembahasan maupun sosialisasi terkait hal tersebut. “Ya, belum tahu juga sih kayaknya belum disetujui karena kan nggak ada pembahasan atau kayak sosialisasi tentang itu, sih,” ungkap Bastian.

Bastian menyatakan bahwa Swapenka lebih nyaman menempati ruang sekretariat yang lama. Selain untuk menjaga barang-barang fakultas, juga sudah terbiasa dengan suasana pepohonan. “Kalau Swapenka lebih nyaman di belakang sih, sekalian kita jaga barang-barang fakultas. Selain itu juga udah terbiasa dengan suasana pepohonan gitu,” ucap Bastian.

Ia menambahkan bahwa pada renovasi sebelumnya, beberapa barang milik Swapenka hilang. Hal itu disebabkan karena banyak orang keluar masuk gedung. ”Kalo pas renovasi dulu tuh beberapa barang hilang, barang pretelan gitu, lah. Karena kan banyak orang keluar masuk gitu kan bebas,” kata Bastian.

Bastian berharap agar pihak dekanat melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada Ormawa sebelum mengeluarkan kebijakan pemindahan ruang Ormawa. “Harapannya, kalo emang mau pindah ya diobrolin dulu sosialisasi sama Ormawa, biar semua tahu dan tidak terkesan satu pihak saja,” tambahnya.

Wakil Dekan III, Ikwan Setiawan mengungkapkan bahwa proses dimulainya renovasi masih belum dapat dipastikan. “Kalau ditanya kapan mulainya saya tidak bisa jawab, karena itu prosesnya di pusat,” kata Ikwan.

Ikwan mengatakan bahwa rencana pemindahan gedung sekretariat masih belum dibicarakan dengan pihak Ormawa. Namun sudah ada komunukasi dengan pihak kemahasiswaan. “Kalau obrolan dengan ormawa belum sih, ya, memang itu kan perintah dari kantor pusat, ada renovasi begini, tapi dengan pihak kemahasiswaan sudah komunikasi,” ucap Ikwan.

Gedung Ormawa yang lama akan digunakan untuk menyimpan barang-barang Ormawa dan sebagaian lagi akan dijadikan gudang penyimpanan barang-barang milik Fakultas. “Itu gedung yang lama udah nggak diperlukan. Akan digunakan untuk penyimpanan barang-barang Ormawa yang barangnya banyak. Nanti sebagian lagi untuk gudang fakultas,” tutup Ikwan.

[]

Penulis : Sofia Elyana Auliya
Editor : Khuzaimatus Sholihah