Menggurat Visi Kerakyatan

Lomba Karikatur 2014 LPM Arena “Petani Kecil Menggugat Takdir”

85

Tema ini dipilih atas keprihatinan kondisi ancaman krisis pangan dan ketertindasan petani di Indonesia. Ketidakadilan dan ketimpangan struktur pemilikan sumber agararia khususnya tanah.

Indonesia merupakan negara yang luas daratannya mencapa 192 juta hektar. Sayangnya penduduknya tetap miskin salah satunya karena ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Selain itu, UUPA (Undang-undang Pokok Agraria) sebagai usaha peningkatan kesejahteraan rakyat cilik tidak pernah diimplementasikan, dan sampai saat ini belum ada usaha reforma agrarian. Petani pun masih terus hidup susah, karena tak memiliki lahan, dibuat ketergantungan benih, dan ketimpangan lainnya.

Jika kita lihat lebih dalam, perempuan petani mengalami ketertindasan ganda; parahnya dunia pertanian telah dirampas oleh industri pertanian. Sementara statusnya sebagai istri membuatnya sulit memiliki identitas sebagai pemilik tanah, karena pemilik tanah identik dengan kepala keluarga atau laki-laki. Sementara sebagai buruh pun terdiskriminasi hanya sebagai buruh murah dengan upah lebih rendah dari upah laki-laki.

Kondisi memprihatinkan diatas ini membuat BINA DESA dan LPM ARENA menggagas lomba karikatur dengan tema “Petani Kecil Menggugat Takdir”,  sehingga mahasiswa, kaum akademika, intelektual dan masyarakat umumnya diharapkan bukan hanya dapat membuat karikatur yang baik kualitasnya, tetapi juga mampu melihat kondisi yang ada, dan sensitif akan kehidupan “wong cilik”, petani kecil laki-laki dan perempuan.(pnt)

 

Karya karikatur juara 1-3 mendapatkan

Juara I  : Uang RP 1.500.000 + Sertifikat dan Tropy  Rektor UIN Sunan Kalijaga

Juara II : Uang Rp 1.000.000 + Sertifikat

Juara II : Uang Rp 750.000 + Sertifikat

Karya Karikatur Juara 4-10 mendapatkan Sertifikat

 

 

Untuk ketentuan lebih lanjut dan informasi pendaftaran mengenai lomba karikatur, silahkan klik website LPM ARENA di sini