Menggurat Visi Kerakyatan

Layar Kemisan: Ajak Suporter Bola Menikmati Film

63

Kamis malam (20/11), Layar Kemisan edisi ‘Jember dan sekitarnya #2’ diputar di halaman tengah Fakultas Sastra Universitas Jember (FS UJ). Yang menjadi pembeda dari bulan sebelumnya adalah film yang diputar adalah film-film sineas Jember yang sudah memiliki nama di ranah nasional.

Layar Kemisan menampilkan empat film kepada penonton. Film-film tersebut terdiri atas Berni Meraung karya Agung S. Rohutomo, Sepenggal Kepala di Sepenggal Waktu karya Ilham Zoebazary, Kawitan karya Fauzi Ramadhani dan IRIS karya Alfian Parahita.

Berbeda dengan pemutaran sebelumnya, kali ini suasana pemutaran Layar Kemisan lebih ramai, karena kehadiran suporter Djember Berani (Berni). Tidak hanya Suporter Berni, Mahasiswa serta Dosen juga antusias mengikuti acara sampai pemutaran dan sesi apresiasi selesai.

Alasan lain selain menikmati acara Layar Kemisan, Suporter Berni memang sengaja datang karena salah satu film yang akan diputar merupakan film dokumenter tentang mereka.”Mereka datang memang tahu kalau film Berni Meraung akan diputar di Sastra,” jelas Elmi Auliya Bayu Purna, Direktur Layar Kemisan.

Karena suporter Berni lebih mendominasi, suasana pemutaran dirubah layaknya pertandingan sepak bola. Yel-yel Macan Sangar mars Berni dinyanyikan di sela pergantian pemutaran  diputar. “Antusiamenya tinggi, jadi serasa di tribun stadion. Atmosfernya seperti dalam pertandingan sepak bola, gara-gara teman-teman Berni datang. Setelah film pertama diputar teman-teman berni juga menyanyikan yel-yel lagu mereka,” tutur Elmi setelah acara Layar Kemisan.[]