Menggurat Visi Kerakyatan

DPRD Jember anggarkan Rp. 15 Milyar untuk Tanggulangi Kenaikan Harga BBM

Para peserta aksi sedang mendengarkan perwakilan dari DPRD Kabupaten Jember berbicara, setelah melakukan dialog dengan perwakilan mahasiswa di dalam gedung.

40

Setelah diwarnai dengan aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga, pintu gerbang Gedung DPRD Kabupaten Jember dibuka. Mahasiswa dengan tertib masuk dan melakukan orasi di dalam area gedung. Mereka meminta agar beberapa perwakilan dari mahasiswa diijinkan masuk dan bertemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Jember.

Perwakilan dari mahasiswa pun akhirnya diperbolehkan masuk dan menyuarakan tuntutan mereka pada Ketua DPRD Kota Jember. Setelah sekitar setengah jam berdialog di dalam gedung, perwakilan mahasiswa dan perwakilan dari DPRD Kota Jember keluar menemui para peserta aksi. “Sebelumnya saya mohon maaf karena hanya perwakilan yang kami bisa temui karena di dalam masih ada pembahasan,” tutur perwakilan DPRD Kabupaten Jember di depan peserta aksi.

Dia juga mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Jember sepakat dengan tuntutan yang diajukan oleh Aliansi Mahasiswa Jember. “Kami setuju dengan aspirasi dengan apa yang disampaikan oleh aliansi mahasiswa ini. Jadi kami sepakat bahwasannya kenaikan BBM ini harus ditunda,” ungkapnya.

Selain itu DPRD Kota Jember juga sudah menyiapkan dana sebesar RP. 15 Milyar untuk masyarakat miskin dalam hal kesehatan. Dana itu memang dipersiapkan oleh DPRD Kabupaten Jember untuk menanggulani kenaikan harga BBM.

“Jadi kami di sini dalam masa pembahasan, kami telah menganggarkan bagi masyarakat miskin terkait dengan kesehatan kami telah menganggarkan 15 milyar untuk masyarakat miskin kalau seandainya nanti ada kenaikan harga BBM. Itu salah satu dari komitmen kami kalau BBM itu dinaikkan,” Tukas Perwakilan DPRD Kabupaten Jember lewat megaphone.

Setelah berbicara di depan para peserta aksi, perwakilan DPRD Jember menandatangani nota kesepakatan yang dibuat oleh Aliansi Mahasiswa Jember. Menurut Kunto, nota kesepakatan yang telah ditandatangani itu akan terus diperjuangkan oleh Aliansi Mahasiswa Jember. “Kami meminta kawan-kawan, kita Aliansi Mahasiswa Jember untuk terus mengawal ini kawan-kawan. Ketika bapak kita mengingkari janjinya, mari secara bersama-sama kita ganyang kawan-kawan,” jelas Kunto kepada para peserta aksi.[]