Menggurat Visi Kerakyatan

BPK Litbang PPMI Kota Jember Siap Dampingi Pers Mahasiswa

56

Sejumlah hambatan yang dialami Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), menggugah Perhimpunan Pers Mahasiswa (PPMI) Kota Jember untuk memperkuat program kerja Badan Pekerja Kota bagian Penelitian dan Pengembangan (BPK Litbang). Program kerja tersebut berupa pendampingan terhadap LPM. Gagasan ini disetujui oleh sejumlah LPM di Jember pada Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot), pada Rabu (16/7).

“Kalau masalah-masalah LPM yang ada, yang saya tahu ya itu, adanya masalah dana. Itu yang paling banyak,” ungkap Muhamad Faiz Azhar, kordinator BPK Litbang PPMI Kota Jember seusai forum Muskerkot. Kurangnya dana itu sendiri bisa disebabkan karena media yang diterbitkan LPM menyudutkan birokrasi. Selama ini, pers mahasiswa mendapat bantuan finansial dari birokrat. Namun ketika LPM memberitakan hal yang dianggap kurang positif untuk birokrasi, dana akan sulit turun. Oleh sebab itu, BPK Litbang siap mendampingi serta membantu LPM yang merasa kesulitan. Dalam hal ini BPK Litbang juga bekerjasama dengan BPK Advokasi dalam mengurangi bentuk intervensi dari luar LPM.

“Jadi kita nembaknya, atau menguatkan ke anggota-anggotanya. Jadi tidak langsung bisa menyelesaikan di permasalahnnya itu. Kita menguatkan anggotanya,” kata Faiz. Memang tidak mudah menanggulangi masalah fital seperti keuangan, kata Faiz menambahkan. Karena itu BPK Litbang menanggulanginya dengan menguatkan kaderisasi yang ada di tiap LPM.

“Misalnya anggota-anggota yang ada itu di-upgrade lah, gimana supaya mereka kuat,” tambah Faiz. Dengan adanya program kerja ini, LPM yang ada di kota Jember bisa semakin kuat dalam menghadapi intervensi.[]