Menggurat Visi Kerakyatan

Acoustic Night The Penkors: Gaungkan Musik Klasik di Jember

184

Konsep pertunjukan musik era 50-an hingga 70-an kembali dimunculkan oleh beberapa kelompok musik di Jember. Lewat panggung pertunjukan bertajuk Acoustic Night Show The Penkors, Dewan Kesenian Kampus (DKK) Fakultas Sastra Universitas Jember (FS-UJ) bekerjasama dengan The Penkors, mengajak pemusik kampus untuk menampilkan musik-musik yang pernah populer di era 50-an hingga 70-an. Bertempat di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa pada (12/05), acara tersebut pun mengundang perhatian berbagai kalangan.

Musik-musik yang ditampilkan dalam Acoustic Night Show The Penkors diantaranya karya musisi Elvis Presley, Muddy Waters, The Doors, The Beatles, Richard Berry, dan pemusik lainnya yang pernah populer di era 50-70an. Meskipun tergolong musik jadul, namun band pengisi di acara tersebut seperti Mr. Penguin, Allegria, Embun Pagi, dan The Penkors juga memadukan ulang warna musik dengan karakter masing-masing band.

Menurut Alex Gunawan, personel The Penkors, konsep pertunjukan musik tersebut sengaja dibikin sedemikian rupa untuk lebih memperkuat atmosfer musik dari era 50-70an. “Kalau itu, sengaja disesuaikan sama konsep nuansa musik yang dibawakan, musik klasik,” kata Alex.

Tak cukup pada konsep pertunjukan panggung, ruang pertunjukan pun dibikin layaknya kafetaria dengan sentuhan ilustrasi bergambar potet musisi seperti Elvis Presley, Richar Berry, The Doors, dan lain sebagainya. “Itu ilustrasi lah buat supporting suasana biar atmosfer ruangan keliatan lebih jadul,” tambah Alex.

Sementara itu, Risky Ardiansyah Prayogo, ketua umum DKK, menyebutkan bahwa pentas pertunjukan Acoustic Night Show The Penkors juga merupakan bentuk apresiasi DKK kepada The Penkors yang tetap berporses di bidang musik. “Ini sebagai bentuk apresiasi karena eksistensi The Penkors, yang sampai saat ini masih tetap eksis di lingkup ukm seni atau mahasiswa untuk bermusik,” papar Risky.[]

 

Penulis: Kholid Rafsanjani