Menggurat Visi Kerakyatan

Malam Keakraban Peniti LPM Manifest: Pertemukan Penggiat Komunitas di Jember

90

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Manifest Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP-UJ), memanfaatkan momen Malam Keakraban Pekan Seni Jurnalistik (Peniti) untuk mempertemukan beragam komunitas di Jember. Bertempat di Double Way FTP-UJ, pada Sabtu (05/04), beragam komunitas seperti Akademi Berbagi, Kaskuser, Blogger, Pers Mahasiswa, Stand up Comedy Jember, Komunitas Street Art, dan lain-lain.

Tarian Lahbako yang dimainkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Dolanan FTP-UJ, sebagai pembuka acara pun turut memeriahkan Malam Keakraban Peniti. Kemudian disusul dengan penampilan kelompok musik dari beberapa UKM Kesenian di Jember, untuk membuka agenda Talk Show.

Sebagai acara inti yaitu Talk Show bertema ‘Jurnalisme Komunitas Sebagai Penunjang Potensi Daerah’ dengan pembicara Umar Samawi Tashar dari sudutkota.net, Mahbub Djunaidi dari wartawan Tempo dan RZ Hakim dari komunitas Blogger Jember.  Dalam Talk Show wacana tentang komunitas dan jurnalistik pun diperbincangkan oleh ketiga narasumber kepada semua kalangan yang hadir.

Gilang Rahmadhani salah satu penggiat Stand up Comedy Jember pun turut mengapresiasi acara Malam Keakraban Peniti.  “Acara kayak gini itu manfaat banget, soalnya selain kita dapat wawasan dari narasumbernya sendiri akhirnya kita juga bisa kumpul sama komunitas lain,” ungkapnya.

Tidak hanya saling kenal yang didapatkan dalam acara ini, tradisi saling berbagi antar komunitas pun bisa diperoleh. “Tentunya kita sharing-sharing kegiatan apa saja yang kita lakukan sama komunitas lain, Kebanyakan setiap komunitas punya kegiatan dan kelebihan masing-masing,” tambah Gagang ketika saat ditemui seusai acara.

Senada dengan Gagang, Zuhanna Prit dari perwakilan komunitas Blogger Jember juga menginginkan adanya jalinan komunikasi dan saling menguatkan antar komunitas. “Mungkin setelah acara ini ada sinergi atau semacam kerja sama lah, antara beberapa komunitas ini biar bisa jalan bareng dengan bidangnya masing masing, namun tetap saling menguatkan,” Tutur Zuhanna.[]